A. DASAR
1. UU RI No. 2 Tahun
2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
2. UU RI No. 9 Tahun 1998
tanggal 26 Oktober 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat
di Muka Umum.
3. UU No. 1 Tahun 1946
tentang Undang – Undang Hukum Pidana.
4. Perkap No. 7
Tahun 2012 tanggal 27 Februari 2012 tentang Tata Cara Penyelenggaraan
Pelayanan, Pengamanan dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum.
B. PERSAYARATAN
Mengacu pada UU RI No. 9 Tahun
1998 menerangkan bahwa :
1. Surat pemberitahuan
disampaikan kepada pejabat kepolisian sesuai tingkatan selambat – lambatnya
3×24 jam sebelum kegiatan (pasal 10 ayat (3) UU RI No. 9 Tahun 1998).
2. Surat
pemberitahuan memuat sebagai berikut (pasal ii UU RI No. 9 Tahun 1998).
a. Maksud dan Tujuan.
b. Waktu dan Lama.
c. Bentuk.
d. Penanggungjawab.
e. Nama dan alamat
organisasi/kelompok/perorangan.
f. Alat peraga yang
digunakan.
g. Jumlah peserta.
3. Unjuk rasa dapat
dilakukan ditempat – tempat terbuka untuk umum kecuali : lingkungan
istana presiden (100 meter dari pagar terluar), tempat ibadah, instalasi
militer (150 meter dari pagar terluar), rumah sakit, pelabuhan udara atau laut,
stasiun KA, terminal angkutan darat dan obyek – obyek vital nasional (500 meter
dari pagar terluar) dan tidak boleh dilaksanakan pada hari-hari besar nasional
(pasal 9 ayat (2) huruf a dan b).
4. Waktu pelaksanaan
penyampaian pendapat sebagai berikut :
a. Ditempat terbuka :
Pukul 06.00 s/d 18.00 WIB.
b. Ditempat tertutup :
Pukul 06.00 s/d 22.00 WIB.
C. CATATAN
Hal – hal yang dilarang dalam
pelaksanaan kegiatan antara lain :
1. Peserta / pelaku
penyampaian pendapat dimuka umum dilarang membawa benda
– benda yang dapat membahayakan keselamatan umum (pasal 9 ayat (3) UU RI No. 9
Tahun 1998).
2. Penyampaian pendapat
dimuka umum wajib diberitahukan secara tertulis kepada Polri yang disampaikan
oleh yang bersangkutan (pasal 10 ayat (1) UU RI No. 9 Tahun 1998).
3. Penyampaian
pendapat dimuka umum dapat dibubarkan apabila tidak memenuhi
ketentuan dan dapat diambil tindakan Hukum apabila terjadi perbuatan melanggar
Hukum (pasal 15 UU RI No. 9 Tahun 1998).







No comments:
Post a Comment