Masyarakat Keluhkan Pemberitaan Bantuan Lockdown Terlalu Pencitraan Tidak Kunjung Ada Realisasi. Masyarakat Menilai Pengalihan Isu Politik Media Massa Soal Ekonomi Terpuruk Paska Virus Corona

Wednesday, January 9, 2013

Pengertian Sejarah

Pengertian dan Fungsi Sejarah

Ilmu Sejarah membagi sejarah ke dalam dua pengertian. Pertama, sejarah sebagai peristiwa, yaitu peristiwa di masa lamapu yang menyangkut kehidupan manusia sebagaimana terjadinya (history as past actuality) atau histoire-realite). Kedua, sejarah sebagai kisah, yaitu peristiwa sejarah sebagaimana dikisahkan/dituliskan (history as written atau histoire-recite). Dengan kata lain, sejarah dalam pengertian kedua adalah ilmu yang mempelajari peristiwa yang menyangkut kehidupan manusia di masa lampau seara selektif, yaitu peristiea-peristiwa yang memiliki signifikansi (arti penting). 
Di Indonesia ada persetujuan tidak tertulis antara sejarah dan arkeologi, yaitu sejarah meneliti peristiwa-peristiwa sesudah tahun 1500, sedangkan peristiwa-peristiwa sebelumnya menjadi garapan arkeologi. Disadari ataupun tidak, pengalaman dan/atau pengetahuan mengenai masa lampau sesungguhnya memiliki berbagai fungsi, yaitu fungsi informasi, fungsi edukasi, fungsi filosofis, fungsi pragmatis, dan fungsi praktis. Sejalan dengan fungsi-fungsi tersebut, maka sejarah memiliki berbagai kegunaan, yaitu sebagai pelajaran, sumber inspirasi, dan sarana/Media  rekreatif. 
Bahwa sejarah memiliki kegunaan bagi kehidupan manusia, tercermin dari beberapa ungkapan yang menunjukkan makna sejarah, seperti “belajarlah dari sejarah”, “sejarah adalah guru yang paling baik dan abadi”, “sejarah adalah obor kebenaran”, dan sebagainya. mereka mengolah jiwanya untuk mendapatkan kekuatan dalam penyatuan alam sehingga mendapatkan wangsit bagaimana untuk mengarungi perjalanan hidup. Akan tetapi tidak semua mampu menganalisa wangsit tersebut sehingga akhirnya mereka menggunakan ritual yang tidak ada pada wangsit yang mengakibatkan munculnya ilmu-ilmu keturunan di tanah jawa, salah satunya adalah ilmu kebatinan.

Lain halnya bagi mereka yang mampu menganalisa wangsit yang diterima maka mereka dapat mengolah jiwanya sehingga timbul rasa percaya diri sebagai sumber kekuatan yang luar biasa. Dialah cikal bakal yang mampu menghalau musuh sehingga mampu menghalau musuhnya dengan meluluhkan hatinya dan musuh tunduk mengikuti perintah mereka. Mereka terus menganggap Semar sebagai pengayom sedangkan Semar tetap belum maujud namun sugesti yang dirasakan membuat nama Semar mengalir ke rongga tubuh hingga memancarkan suatu charisma.

No comments:

Post a Comment