Masyarakat Keluhkan Pemberitaan Bantuan Lockdown Terlalu Pencitraan Tidak Kunjung Ada Realisasi. Masyarakat Menilai Pengalihan Isu Politik Media Massa Soal Ekonomi Terpuruk Paska Virus Corona

Wednesday, January 9, 2013

Tradisi Rebo Kasan


Tradisi Rebo Kasan (Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan) dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat setiap tahunnya di bulan Safar. Istilah Rabu Kasan berasal dari kata Rabu Pungkasan (terakhir) atau Rabu terakhir di bulan Safar. Tradisi Rabu Kasan sebenarnya tidak hanya dilakukan di Bandung, Jawa Barat saja, tetapi dilaksanakan juga di daerah lain, seperti Banten, Surabaya, Yogyakarta, Gresik (Jawa Timur), Kalimantan dan Bali. Maksud dari tradisi ini kurang lebih sama di setiap daerah yang melaksanakannya, yaitu untuk memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari bala’ (musibah dan bencana).
Bandung, pelaksanaan tradisi ini diawali dengan shalat tolak bala’ (sekitar jam 7 pagi), tahlil dan tahmid, dan sedikit wejangan dari iman masjid. Akhir dari upacara ini adalah tukar menukar jamuan ketupat dan lauk pauknya dan makan/sarapan bersama. Namun, bagi yang memiliki kegiatan rutin, jamuan bisa dibawa pulang ke rumah.
Banyak orang mengatakan bahwa tradisi Rebo Kasan tidak ditemukan baik dalam masa Rasul SAW dan dalam hadist-hadist Rasul SAW, namun juga tidak ditemukan hadist-hadist yang melarangnya atau mengharamkannya. Mungkin alasan inilah yang menyebabkan lestarinya tradisi ini. Biarlah tradisi ini lestari selama dalam pelaksanaannya tetap dikumandangkan ayat-ayat Allah SWT, diagungkannya Rasul Allah, dan tidak tersisipi praktek-praktek yang menodai keyakinan kita terhadap Allah dan Rasulnya.

No comments:

Post a Comment